*LUVLY BUT LETHAL* pikiran adalah alat manusia untuk bertahan hidup, tapi ketika pikiran dijadikan penuntun maka selamanya kita terseret-seret ke masa lalu yang sudah tidak ada dan masa depan yang belum terjadi. Kita bermimpi sekalipun kita terjaga. Kita bermimpi tentang cinta, tentang hidup, dan tentang Tuhan. Tanpa menghentikan pikiran, tak sekalipun kita mengalami cinta, hidup, dan Tuhan yang sesungguhnya. Yang ada hanyalah konsep dan upaya. ++DEE++

Sabtu, Desember 03, 2011

Atit

Akhirnya pertahananku jebol juga...
sudah hampir 4 bulan ini selalu lembur sampai jam 10 malam, ditambah lagi dinas luar kota yang sering menyita sabtu mingguku, setelah tugas dari Bandung, senin pagi aku merasakan mual yang luar biasa, setelah diantar ke rumah sakit, tidak juga membaik. akhirnya jam 1 aku ijin pulang, diantar taxi.
Aku sempat 2x muntah di taxi, hadeww kasihan abang nya. Di Luar hujan deras, menambah mistis rasa sakitku..halahhh...lebayyy..
Sampai di rumah segera ganti baju, dan akhirnya sekali dalam seumur hidup, aku harus di rawat di rumah sakit, hasil lab menunjukkan aku positif sakit.
Baru aku tahu,ternyata aku sangat parno jarum suntik ,jam 11 malam, di hari terakhirku aku sempet nangis, memohon-mohon ke suster untuk di buka saja. Sampai Dokternya datengin aku, dan membujuk, kalau senin pagi udah boleh buka infus, dia nanya apakah aku memang manja di kesehariannya.
hadeww Pak Dokter ga tau, betapa wonder women nya aku di keseharian hehe.
Hiks.. aku sempet ngobrol dg Bere, sakitku apa karena kesalahanku yg aku buat kemarin ya :(
Nakal banget sih aku?
Akhirnya 2 minggu ini aku sukses hanya makan bubur terus menerus, mengurangi bahkan stop segala camilan. Bosen dan..... jreng..jreng... usaha menaikkan berat badanku gagal total, yang ada aku malah semakin kuyuss...

Ya Rabb..maafkan aku, smoga dengan sakitku ini bisa mengurangi dosa-dosaku...
Berikan kesembuhan padaku ya Hafiz..

Selasa, Juli 05, 2011

Suatu Hari

Tuhan, ampuni aku. Aku bukan aulia yang pemaaf.


Sekali lagi, aku janji, akan bikin perhitungan dengan siapapun yang telah membuat hidupku kacau, berkali!


Dan kamu, teruslah berdoa aku tetap sadar. Supaya hidupmu senantiasa tenang dan bahagia. Sori, ikhlas masih jauh di awang-awang.

Mengenang suatu hari yang brutal
*karabiner

Label:

Sabtu, Juni 25, 2011

Hubungan tanpa sebuah nama...

Aku semakin dungu..
Kureguk kembali caffein ini, entah untuk kesekian kalinya.
Sengaja, biar aku tidak bisa tidur malam ini, biar kurasakan mualnya
Maaghku, biar ku melara krn kebodohanku..
Aku benci.
Di saksi landmark kota ini.
Wahyu yang salah kuterka maknanya..

Pernah terlintas pedih mendengar kasih sayangnya.Dia cukup menyayangi aku, namun semua sudah terlambat.
Sedangkan pada belia di ujung sana tlah tumbuh rasa cinta yang akan menjadikan putik sari jiwanya bersemai.
Aku harakiri, tanpa berani mati dalam arti sebenarnya.
Dan aku cukup tau diri..
Aku sudah jenuh, dan bersiap pergi.
Paling tidak, aku pernah merasa bahagia merasakan sayang tak sebenarnya.
Kini bebas pergi, tanpa hutang, tanpa kenangan.

Label:

Kamis, Juni 16, 2011

terendap

Menyesap detik tiada tepi..
Di akar yang sama..
Tak kan bisa pongah aku berharap akan sucinya embun
Terendap

Senin, April 11, 2011

IBP Gathering


Setelah azan subuh berkumandang, sabtu pagi aku bergegas menggendong ransel yang sudah aku siapkan semalam.Ransel hitam itu kelihatan begitu gendut, tidak seimbang dengan tubuhku yang mungil. Padahal aku cuma bawa sleeping bag, 2 baju ganti, dan printilan kecil seperti obat2an, sunblock, froz,dan toiletters.
Sampai di stasiun manggarai agak bingung, karena ini untuk pertama kalinya aku naik kereta, biasanya untuk angkutan umum aku selalu naik bus.Setelah membeli karcis seharga Rp.2.000,- aku coba telp anggota kelompokku, dan yang terpilih adalah nama Lukman, karena sesama provider jadi biar lebih irit telponnya hehe. Kereta ekonomi jurusan bogor malaju pada jam 05.45 dengan segala hiruk pikuk di dalamnya. Mulai dari tukang jepit rambut sampai tukang onde-onde. Indonesia memang sangat unik, tak usah ke minimart untuk mendapatkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Sampai di Stasiun Bogor, sudah berkumpul teman-teman backpacker yang lain. Karena masih menunggu 2 teman lagi yang masih di jalan, akhirnya aku, shanti dan Totok sarapan di warteg. Obrolan yang ringan segera menjadikan kita akrab, solah kita sudah lama saling mengenal.
Sekitar jam 9 pagi, irin-iringan mobil sewaan berjumlah 4 segera melaju menuju Desa Citalahab.Aku kebagian kelompok 1 dengan 9 orang lainya. Suasana dari awal keberangkatan sudah sangat meriah, dan saling cela. Sampai di Nanggung aku sudah menikmati suasananya. Meski jalanan menuju Citalahab tidak beraspal dan kita harus berkali-kali turun mobil karena tidak kuat menanjak, kita sangat menikmatinya. Bentangan perkebunan teh yang menghijau, menandakan desa citalahab sudah dekat. Sampai di citalahab sekitar jam 2, kita langsung menyerbu makan siang bagai orang yang kelaparan hehe. Setelah sholat, aku bersama silvi memutuskan untuk ke Curug macan, berjalan diantara pepohonan teh selama kurang lebih setengah jam. Hawa sore itu dingin, dan aku hanya menikmati air terjun dari sebrang, menikmati suara alam dan gemericiknya air terjun. Sementara yang lain asyik berenang dan fotografi.
Malam hari acara perkenalan dan sharing yang lumayan seru. Setelah itu sebenarnya ada kegiatan untuk melihat jamur menyala, tapi aku malas dan ngantuk, jadi mending tidur aja di rumah penduduk. hehe dasar jiwa petualangnya kurang, karena aku pernah melihat jamur seperti itu, jadi udah nggak penasaran lagi.
Pagi hari setelah sarapan, aku hunting foto seadanya dengan ponselku ke sungai di sebelah rumah singgahku dengan silvy dan ambar, nyesel juga aku lupa bawa kamera, jadi tidak puas mengabadikan moment indah itu.
Jam 9 an kita menuju curug yang lebih besar lagi, aku lupa namanya hehe. Aku berjalan beriringan dengan hendro dan Silvy, track nya sekitar 2 jam-an. Ampuuunn...aku yang jarang tracking medan lumayan berat itu selalu ngeluh kapan sampainya, untung Hendro dan Silvy sabar. Yalah, mereka kan emang pecinta alam dan sering naik gunung..hiksss...
Rasa lelah itu terbayarkan dengan keindahan air terjunnya. kami bertiga hanya menikmati setengah jam-an kemudian kembali naik ke atas. Beghhh badan rasanya mau rontok...meski gitu, Aku langsung jatuh cinta dengan alam yang indah ini.
Pengalaman baru yang seru dengan teman baru yang nggak kalah seru..

Label:

Kamis, Desember 30, 2010

Maaf

Tega Banget Aku???
SHIT...SUCK...Damn!!!!
Hentakan Ring Tone ku masih sama, Karma by Alicia Keys..
3 kali peringatan, namun ku tak indahkan...

Rabu, November 24, 2010

Singapore part 2

Suatu pagi di hari sabtu aku iba-tiba pengen ke Singapore lagi, rencana Aku mau November, biar aku bisa ajak Bere, tapi pas aku telp dia ngga mau karena pengen waktu liburnya dimanfaatkan buat kluarga. Akhirnya aku issued 4 Ticket.modal nekat aja. Ternyata aku ada event tgl 14 - 16 October.Hmm... udah lemas aja, karena aku udah beli Ticket Universal Studio, Hotel, dan tour.

Akhirnya tanggal 15 Sore aku dari Airport Juanda ke Cengkareng ngambil flight yang connecting. Arghhh Delay 1 jam.. aku sudah ngotot ke Garuda kalau aku ada conencting ke Singapura, mereka janji klo aku sampai telat, Garuda akan menyiapkan penerbangan pengganti. Tapi masalahnya Passport aku sudah di temenku, dan semua voucher di tanganku, kalau sampai aku ngga jalan bareng temen-temen yang lain, bakal rancu perjalanan kita. Sampai cengkareng aku udah kayak FLASH lari-lari, dan waktu yang sangat mepet itu alhamdulillah kekejar.
Hmmm... kenapa tiap aku ke singapur selalu kayak gini ya?

Sampai Singapur kita sudah di jemput, van nya bagus, sampai hotel kita mandi, trus langsung keluar cari makan malam di resto India, aku dapat menu nasi briyani.
Paginya kita jalan ke mrt menuju Sentosa Island, seharian kita di Universal Studio, lumayan seru, bisa nonton 4D Shrek, trus ke petualangan Dinosurus, The Mumi, dan menurutku yang paling keren adalah masuk ke UNIVERSAL STUDIO, yg memperlihatkan bagaimana efek-efek film Universal Studio dibuat. weww asli keren banget!
Kalau wahananya menurutku standar, masih keren dufan lah, bagaimanapun Indonesia tetep the best.

Setelah ashar, menuju Takashimaya, kita hunting barang Branded yg lagi diskon habis2an. Setelah itu menuju City Hall, cari restoran yang aku pernah makan sama anak-anak Malang itu. Trus hunting oleh-oleh murah meriah , setelah itu dengan sok taunya kita jalan menuju hotel berbekal map. Hahaha ternyata jauhhhh, sampe gempor jalan sejaman.

Keesokan harinya sudah di jemput untuk halfday city tour, menuju Merlion park, sri mariamman temple, Gems, Botanical garden, china town dan little india. Di Merlion aku sempet gemes dengan temanku yang asyik berfoto, dia hampir ketinggalan rombongan. Sedangkan di little india kita sengaja memisahkan diri dari rombongan untuk membuat henna di tangan, lumayan keren. Setelah itu ke Mustafa, niatnya mau cari kamera, tapi temanku bilang harganya masih mahal, akhirnya disana kami kembali beli beberapa oleh-oleh murmer, aku beli tas pinggang yang lumayan praktis bisa muat 2 hanphone, kamera dan uang. Makan lagi di restoran india sejajar dengan mustafa. Jus nya nikmat dan harganya juga lumayan murah. Setelah itu kita mencari taxi kembali ke Hotel. Sorenya aku dan temanku jalan menuju Sim Lim Square yang hanya berjarak beberapa meter dari hotelku. Akhirnya dapat juga kamera Nikkom D90 idaman nya dengan harga yang lumayan miring. Setelah itu kita berdua sempat jalan-jalan dan aku beli baju.

Senin pagi jam 3 kita udah bangun, karena kita pulang ke jakarta dengan flight paling pagi, ternyata drivernya salah info, jadi kami nunggu di lobby hotel sejaman dengan mata seperti ayam sayur. Nguantukkk.
Sampai di jakarta jam 8.30 langsung ke kantor. Hiks seharian di kantor aku ngga connect karena kurang tidur. Banyak pertanyaan bermunculan karena aku dan temanku sama2 memakai hena di tangan.. kami cuma senyum-senyum aja.

Label:

Minggu, Oktober 31, 2010

The note book

Baru hari ini akhirnya aku bisa nonton film itu.

Kamis, Oktober 07, 2010

10-10-2010

entah..
aku ingin titik balik, kembali mengunjungi Singapore..

Rabu, Agustus 04, 2010

Salam Jitak Sayang My Joe..

Rasanya seperti minum air mentah hari ini..
Dimulai jam 1 malem pas dapet telp dari klien yg lagi ada masalah, terpaksa membangunkanku, dan di tengah kesendirian itu hatiku sempat terpikir bahwa hari ini adalah hari kebahagiaan dia, saat dia benar-benar dalam kebahagiaan, apa nikmatnya menghianati orang yg dicintainya, yg bisa menikmati diatas sgala apa yg telah dia hancurkan aku, hehehe dangdut banget aku..
Sebenarnya aku hampir bisa melupakanya, meski masih ada sisa itu,ya mungkin karena aku hanya manusia biasaa, sepintarnya aku me manaj perasaan meski aku taft hadapi semua ini, tapi dikala aku lelah pasti aku rasakan kesedihan menghujamku. makanya Pak, kurang apa dikiriku, jgn ganggu saya lagi ya pak elmanicha...xixixi
Kemarin Sore aku telp Bere, sempat terlintas maw ke jogja sama dia return, tapi kata dia nga ada gunanya, ya sudah, stlh aku pikir benar juga.
Trus sejak hari minggu, pas aku lagi makan ama Bere, tiba-tiba aku dapat sms dari Joe, trus aku telp, dia lagi ada di Jakarta. Selasa aku telp ngga diangkat-angkat, trus dia telp, aku tanya jadwal dia dan bisa ketemu ngga. Malemnya aku sms bere aku akan ajak dia besok, sekalian dia mau anter barang titiipan ke Depok. Dia mau nemenin aku.
Pagi ini semangat mau ketemu Joe, tapi sorenya aku telp ngga diangkat akhirnya aku sms, jadi ketemuan ngga. Dan apa sodara-sodara, aku sebenarnya dah sangat hafal dengannya, tp aku beharap kali ini dia tidak berbuat seperti ini.
Jujur aku kecewa, aku hanya ketemu dia, dan dia yang bisa membuatku tersenyum hari ini, aku juga tidak akan mengharap apapun, toh stlh dia pamit mau nikah, aku juga sudah senang dan cukup mengerti. Aku sayang dia, dan dia juga selama ini aku tau ttak pernah bermaksud menyakitiku, bahkan sampai detik ini.
Tapi aku kecewa aja, kali ini aku ingin bertemu dia, mengucapkan selamat, dan berusaha jalin silaturahmi. Kangen juga dah sekian tahun ngga ketemu. Dan juga, Bere juga sudah membatalkan acaranya demi mau mengantarkanku. hiks hiks ngga enak banget kan.....
Hedewww joe, kamu tuh yaaa ngga berubah juga, tp itulah uniknya kamu, ngga ada lagi yg jual kaya kamu hahaha...
Pulang kerja aku akhirnya bertiga masak di apartemen temen, lumayanlah buat ngilangin kesel hari ini.
Awas ya Joe, klo besok ketemu, aku jitak beneran dey...hm...

Rabu, Juni 02, 2010

Nikko Bali

Lagi sendiri di taxi menysuri arah cengkareng dari aryaduta hotel. Sepagi ini..ada yang hilang memang kurasa...tak ada lg yg membangunkanku,mengingatkan dg details
Sgala perlengapanya,dan teman ngobrol dikala spt ini..ahh ngga semudah itu mencari sosok yg jail,baik,sekaligus sejahat dia..
Yap tiba2 kemarin jam 5 sore managerku menyuruhku ke Bali tgl 2-6 Juni. Aku menuju denpasar dengan merpati,sengaja biar aku bisa pagi sampai Bali.Sampai bandara pas subuh,selesai subuh Ke kedai untuk minum hot choklat. Jam 6.15 sudah boarding..hmm baru kli ini aku bisa menikmati penerbangan pagi sendiri,indah banget pemandanganya,subhanallah..bisa menikmati sunrise disegala Sudut.
Sampai Bali disambut guyuran hujan,sudah ada plang namaku di area penjemputan. Di mobil sudah ada Bu Erna dan Geuis yg meunggu. Sarapan dulu di Karsadi resto,enak dan murah. Setelah itu langsung Menuju Nikko,sudah disambut DOS dan Sales managernya,dijamu di japan resto..uhmm jd makan lagi hehe.
Yap,akhirnya aku ke memilih stay di Nikko Hotel (lagi) dibanding di Melia.Merasa nyaman,dan feeling homely krn dh dkt dg orang2nya. Di nikko aku merasa sakit, tapi ternyata takdir membawaku untuk memilih menginap disana kembali. haha aneh sekali,aku pagi kemarin baru tulis status di ym klo aku Benci Bali,eh tiba2 keesokan harinya sdh ada di Bali. Aku dpt di clift,kamar 702 aku nikmati sbntr bentangan laut Membentang di depan kamarku.Zuhur, kemudian ke Melia ketemu dg pak Arnold,ugi,dan Pak Wisnu,meeting sbntr kemudian aku ke Nikko lagi. Sorenya Retno datang,ditemani Pak Taufiq kami bertiga mengitari Hotel dan diakhiri dg makan malam di resto deket pantai..indah banget suasananya.setelah anter Retno aku memilih ngerjain di kamar,sampai jam 12 msh Sibuk kerja.Retno sempat telp untuk ngajak keluar dg pak Budi,tp aku ngga mau.
Paginya aku jam 7 udah nangkring di lobby,setengah jam kemudian berangkat ke Melia,breakfast disana,kemudian ke Lagoon ketemu Retno lagi,kemudian kami bertiga dengan pak Moko ke Ayodya dan Nikko lagi, sorenya aku ditemani bu Erna ke Discovery, aku dah nggak ada baju lagi haha... Saat aku belanja,Pak Budi beberapakali telp, ngajakin makan malem bareng. Akhirnya aku ke hotel dulu jemput dan temeni ke Jimbaran...
Besoknya free of time, tapi aku ngga mau kemana-mana,SENDIRI, cuma Parasailing di Tanjung benoa trus finally aku ke Puri Saron Hotel, tempat yg bbrp th lalu ingin kukunjungi, hahaha padahal siy ngga ada apa-apanya, kenapa di blog ku dulu aku tulis pengen punya bunga seperti di puri saron ya?
Di Bandara delay setengah jam-an,di dalem pesawat Garuda aku temukan sesuatu yg indah banget, ngga terasa air mataku menitik. Yap di playlist kutemukan album GIGI, dan setelah sekian lama aku keep away, rasanya ada yg aneh saat aku denger (untuk pertama kalinya) album GIGI. Memoryku ikut berputar seiring playlist lagu itu.
Dari Nikko akhir tahun lalu semua kejadian menyakitkan itu terjadi, dan sekarang aku di Nikko lagi..
Yap aku sedang tidak ingin memikirkan apapun...

Kamis, April 29, 2010

asy syafi’i, -dan aku- menangis

February 24, 2009 by salim-a-fillah

satu saat asy syafi’i ditanya

mengapa hukuman bagi pezina sedemikian beratnya

wajah asy syafi’ memerah, pipinya rona delima

“karena”, jawabnya dengan mata menyala

“zina adalah dosa yang bala’ akibatnya mengenai semesta

keluarganya, tetangganya, keturunannya

hingga tikus di rumahnya dan semut di liangnya”

***

ia ditanya lagi

dan mengapa tentang pelaksanaan hukuman itu,

Allah berkata,

“Dan janganlah rasa ibamu pada mereka

menghalangimu untuk menegakkan agama!”

***

asy syafi’i terdiam

ia menunduk, ia menangis

setelah sesak sesaat, ia berkata

“karena zina seringkali datang dari cinta

dan cinta selalu membuat kita iba

dan syaithan datang untuk membuat kita lebih mengasihi manusia

daripada mencintaiNya”

***

ia ditanya lagi

dan mengapa, Allah berfirman pula

“Dan hendaklah pelaksanaan hukuman mereka

disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman.”

bukankah untuk pembunuh, si murtad, pencuri

Allah tak pernah mensyaratkan menjadikannya tontonan?

***

janggut asy syafi’i telah basah

bahunya terguncang-guncang

“agar menjadi pelajaran”

ia terisak

“agar menjadi pelajaran”

ia tersedu

“agar menjadi pelajaran”

ia tergugu

***

lalu ia bangkit dari duduknya

matanya kembali menyala

“karena ketahuilah oleh kalian..

sesungguhnya zina adalah hutang

hutang, sungguh hutang..

dan.. salah seorang dalam nasab pelakunya

pasti harus membayarnya!”

***

kutulis dengan menangis, semoga menjadi pengingat yang terwaris

-salim a. fillah-


Dan akupun mengigil, menangis membacanya...

Senin, Februari 08, 2010

Yang tersisa tentang Singapore

Tanggal 3 Februari, setelah dari kantor aku ke kost dulu ambil barang-barang, setelah maghrib aku baru pulang ke rumah. Aku dah putusin, tgl 4-6 Februari ini akan aku habiskan ke Singapore. Ticket baru aku issued hari senin, ga peduli dengan harga yang udah 2x lipat. Di bis aku coba telp fla, masih dengan kebohongan-kebohongan dia, emang dia kira aku seperti anak kecil yg bisa percaya gitu aja cerita-cerita dia??Damn, sakit itu menghantam lagi di ulu hatiku..

Sampai rumah aku packing seadanya. Keesokan paginya aku bangun jam 4.30, setelah subuh diantar mas Dedi, ahh ternyata macet banget, aku sampe bandara jam 7 kurang, maw check in sudah tutup, grrrr.... ga tau mau nyalahin siapa. Trip pertama aku jalan sendiri dan mengatur jadwal perjalanan buat diri sendiri kenapa malah seperti ini.

Akhirnya di tengah kegamangan, aku pilih untuk up grade di flight jam 14.30 dengan penambahan biaya sama seperti beli ticket baru. wadugh terkapar di bandara selama 7 jam-an, lengkap sudah penderitaanku, aku sudah bertekad akan tetap lanjutkan trip ini.Aku mampir dulu ke Toni Jack Untuk membunuh waktu sambil maem. Beberapa Kali aku telp fla, sempat gamang apa aku ubah tripku. Tapi akhirnya keputusanku dah bulat untuk melanjutkan trip ini.

Jam 14.15 aku sudah boarding, cuaca ga begitu bagus saat itu. Saat mau turunin tasku dari cabin, aku kesulitan karena tubuhku yg ga terlalu tinggi hehe. Aku dah pasrah beberapa kali coba jingkek tapi tetap tak sampai. AKu berfikir nanti aja setelah penumpang lain turun aku akan naik ke kursi, tapi tiba-tiba ada seorang cowok dengan muka tanpa ekspresi mengambil tasku dan meletakkan disampingku. Ga sempat aku ucapkan terimaksih, karena dia kembali duduk di tempatnya dan menuliskan embarkation card. Sampai di imigrasi ternyata dia di antrian sebelahku, sambil nunggu giliran dia nanya aku mau kemana. Akhirnya setelah proses imigrasi kami jalan bareng, dia nawarin untuk naik jalan bareng karena dia diganti kantornya. dalam hati bersorak, wah inilah hikmahnya kenapa aku telat, seenggak-enggaknya aku bisa dapat temen untuk jalan di hari pertama ini ga kayak orang ilang, tau aja budgetku mepet hehehe.Namanya Aidil.
Naik taxi sampe bencooleen, karena aku saranin dia cari hotel di sana aja, lebih terjangkau dan deket kemana-mana. Dan atas referensi temenya juga akhirnya kita check kamar di hotel 81 Bencoolen, lumayan lah. Trus makan Siang sekalian makan malem hehehe karena saat itu dh jam 6 Sore. Makanan yang sangat mudah didapat di Rumah makan padang haha, aku minta kikil, sayur dan dia makan rendang dan sayur dengan teh manis. Lumayanlah.Setelah itu kita kembali ke hotel untuk nunggu temennya, orang Singapore-India.Setelah aku numpang mandi, kita bertiga jalan-jalan menyusuri bencoolen kemudian little india, dan berhenti di Selegie di suatu sudut resto untuk minum teh tarik. Obrolan ringan seputar pekerjaan mereka yang melanglang buana, hehe asyik menemukan pengalaman berjalan seperti mereka. Imajiku tentang dunia di antah berantah disana sekan sedikit terjawab. Dan uniknya mereka punya keinginan yg sama. Jadi warga negara Thailand!!. hahaha manusiawi banget sebagai lelaki ^,^
Mereka sempat mencarikan beberapa hotel untukku, sempet tertarik biar aku bisa jalan bareng dengan mereka besok, pasti menarik. Tapi akhirnya aku tetep mutusin untuk ke Seletar, karena aku udah Booked hotel. Setelah aku ambil tas di Hotelnya Aidil, mereka mencarikan aku taxi. Be bye my new kindly friend...Aku melanjutkan ke Seletar, haha ternyata itu sudah perbatasan dengan Singaapore-Malaysia, dan ongos taxi nya sama dengan budget hotel Fragrance selegie :( wedewww pengalaman ajalah, ga usah sok pengen menyepi klo di negeri orang, jadinya malah kayak gini, jauh kemana-mana, sepi, dan jatohnya mahal untuk trip selanjutnya.
Besoknya breakfast dengan menu yang seadanya, trus ke Duty Free Shop, ga banyak yg aku beli, karena emang aku ga banyak tuker SGD. Trus ikut Kunjungan ke Salah satu madrasah. Banyak banget yg aku pelajari disitu. Kedisiplinan, tata krama, sopan santun, sistem belajar, beda banget dengan Indonesia. Aku juga sempet masuk Lab yang menggabungkan antara sains dengan Al Qur'an.Woww amazing.. Aku mengamati di sekolahan itu sampai ba'da jum'atan, aku juga sempet zuhur disitu. Terkesima juga. setelah itu aku ke Sentosa island. Haha kayak orang hilang aku main wahana sendiri, dan foto-foto sendiri. Masih bagus Dufan deh..Yang namanya jurdong bird park, 4D Theater, ataupun permainan lain sebenarnya Indonesia ngga kalah bagus, hanya saja Indonesia "kurang nasionalis dan kurang bisa mempromosikan". Malam harinya aku ke Mustofa, pengen beli Cannon siy, tapi ngga cukup uangnya hahaha. Akhirnya aku cuma lihat-lihat saja, dan beli oleh-oleh sekedarnya di sekitar situ. Malam itu aku akhiri lagi dengan segelas teh tarik..uhmmm
Hari ke tiga, setelah sarapan aku menuju orchard road, sempet ketemu dengan bu Megawati yang lagi santai juga di salah satu Mall, beli KFC untuk makan siang, dan muter-muter ngga jelas, karena aku memang ngga pengen Belanja kali ini. Akhirnya stuck , aku milih ke bandara aja. Disana malah ketemu dengan anak-anak Surabaya ada lima orang, aku diajakin gabung ama mereka. Hehehe seruuu juga, kayak udah kenal lamaaa gitu, aku ikut reschedule ticket, trus ke Raflless by MRT, di Raffles kita beli es krim yang murah banget, penjualnya sepasang nenek kakek gitu. Trus makan siang ala Thai, hure aku bisa mam tom yam gratiss...indahnyaa. Setelah itu kita pisah,karena mereka mau ke Sentosa, aku sudah kemaren, aku ke raffless mall Beli the Body Shop, lumayan harganya lebih murah daripada di Indonesia. Hmmm...ke Changi Lagi jam 6 Sore, cukuplah...Pulangnya sampai Cengkareng dijemput temenku, aku nginep di rumahnya dia, karena dah malem banget, ngga mungkin aku naik taxi selarut itu..
Ternyata asyik juga trip sendiri seperti ini, aku bisa ambil sesuatu yang berbeda, sedikit bisa melupakan kegalaun hidup, dan dapat banyak pengalaman baru..

Label: ,

Selasa, Desember 08, 2009

Aku dan Ibu

Bulan-bulan ini aku memang jarang di rumah, apalagi sejak Trip dari korea, aku bahkan belum berhenti trip ke luar kota. Jujur rasanya Lelah sekali. Tiap pulang ke rumah hanya untuk packing dan transit. Aku rindu sekali bisa kumpul dengan keluargaku, sampai kalau mereka mau rembugan, harus jauh-jauh hari minta aku buat kembali. Kadang ibuku sampai menghiba, telp aku minta aku tidur dirumah.
Puncaknya, saat aku di Bandara Jogja kemarin, saat kepulangan kembali ke Jakarta, ibuku telp, mungkin beliau tau apa yg sedang aku alami. Hanya sebentar, karena aku harus sibuk kembali. Dan Senin pagi aku hanya bisa telp Mba Rina sebentar, dalam keadaan suraku parau. Mba Rina juga sudah iba dengan keadaanku yang sedang sakit.
Ya Allah, sudah beberapa lama ini aku merasaan kehampaan ini, kerja, kerja, dari pesawat satu ke pesawat lain, tidur di hotel ini ke hotel itu, klien....begitu terus rutinitasku. Aku Bahkan tidak punya waktu untuk bercanda seperti biasanya dengan keluargaku, itu sekarang menjadi hal yang sangat berharga untukku.
Tadi malam aku tersungkur di hadapan Rabb...rasanya tidak kuat menghadapi cobaan yang kini banyak menerpaku, ada 3 pekerjaanku yang kena warning Deputy ku, belum lagi masalah diriku, kuliahku... Bercampur mengaduk perasaanku, membuat uraian mataku jatuh saat isya.. "Hasbunallah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’mal nashir"
Hanya itu yang bisa kuucap untuk penguatan diriku...
Dan pagi ini nyata adanya, mba ita telp aku, ibu sedang menangis memikirkanku, dan semalam pun ibu juga menangis. Ya Rab, kenapa ibu hamba bisa merasakan apa yg hamba rasakan??
Aku jadi merasa bersalah banget, air mataku pecah lagi. Tanpa aku berceritapun, naluri seorang ibu ternyata lebih dahsyat. Aku kangen ibu, aku pengen pulang dan memeluk ibu..

Kamis, September 10, 2009

Sakit

Sudah 2 tahun belakangan ini aku merasakan ketidaknyamanan di mataku.Mungkin pengaruh dari keseharian di depan komputer, baca dijalan, baca dalam penerangan yang kurang penerangannya, dll. Pas aku periksa sih lumayan juga minus dan silinderku, apalagi yang kanan. Harus Pakai Kacamata, karena Silinder ga bisa memakai softlens.Aduhhh berat sekali rasanya, entah mengapa, aku kurang suka, dan rasanya aku masih bertahan bahwa aku pun bisa tanpa kacamata.Aku juga coba sebisa mungkin minum Jus Wortel, karena aku pikir itu bisa sedikit demi sedikit mengurangi sakit mataku.
Akhirnya aku seringkali merasa pusing, tidak bisa mengetik manual lurus, menulis di kertas tak bergaris selalu melenceng, mata berair, mata sakit...ahhh kenaa ndableg banget siy, akhirnya aku sendiri juga yang "menikmati" rasa itu.
Huhhh rasanya makin tersiksa di depan komputer :(
Rasanya ga adil, dulu dari Jarak jauh aku bisa membaca nomer Bis inceranku, sekarang ga bisa :(
Tapi alhamdulillah, aku tetap masih beruntung, karena aku masih bisa menikmati keindahan dengan indra penglihatanku ini :)
Luv U Alloh!!

Senin, Juni 29, 2009

Sepenggal lintas tentang perkebunan teh kemuning...

Kemuning, tempat leluhurku dan aku dilahirkan, begitu banyak menyimpan kisah di alam fikir sadar dan bawah sadarku.
Sewaktu SD dahulu, aku dan teman-teman sangat suka pergi ke Perkebunan teh.Waktu itu paling sering dengan Ita, Winarti, Toni, Fendy, Teddy, dan Bagus.Kami sepulang sekolah sering bermain dari kebun 2, 5 bahkan kami pernah sampai kebun 16. Yaitu kebun teh di sebelah desa Segorogunung, dan puncak tertinggi yang berbatasan dengan hutan cemara yang juga biasa juga digunakan untuk olahraga paralayang.Kalau sudah disana kami bisa mengagumi keindahan desa kemuning dan segorogunung yang nampak indah sekali diselimuti kabut.Disana kami juga bebas berteriak dan bersenda gurau.Setelah itu kami turun melalui dusun Jlono, disana biasanya kami menikmati keindahan hamparan sawah dibelakan rumahnya winarti, dan acara "jalan-jalan" itu ditutup menuju rumahku, yang selalu siap sedia menjamu tamu-tamu kecil itu dengan hidangan singkong atau nasi dengan sayur daun bayung, dan teman-teman juga suka base camp dirumahku, karena ibuku selalu punya aneka wafer dan manisan buah.

Dilain kesempatan, kami juga main ke teman SD tetangga, yaitu SD Kemuning 1 dan 2, yang letaknya di Tanen. Biasanya kami ke Rumahnya Linda. Sebelum ke Tanen, kami paling suka lewat perkebunan teh di sebelah barat lapangan, trus ke kebun teh dekat pasar Kemuning, disela-sela pepohonan teh itu tumbuh tanaman yang kami sebut "gucen" hahaha aku sampai sekarang juga tidak tahu nama aslinya apa, tapi yang pasti buahnya seperti strowberry, dan rasanya juga manis bercampur asem. Kami selalu berebut mengambilnya, dan nanti dironce dengan suket/rumput. Wahhh jika banyak, bahkan ronce-an Gucen itu bisa buat kalung. Hihihi, jadi kalau haus, tinggal dicomoti.Kami juga ga peduli pada "gosip" yang mengatakan, kalau Gucen itu sebenarnya adalah makanan Ular. Yang penting kami menikmati seperti membayangkan makan strowberry.

Ada lagi pas liburan kenaikan kelas 6, waktu itu ada 12 orang yang mewakili SD untuk lomba "Ensble Music", bangga banget waktu itu kami juara 1 di tingkat Kecamatan. Pas waktu mau berlomba di tingkat Kabupaten, guru kesenianku, Pak Yanto, agaknya mengetahui muridnya yang Ndeso, yang mungkin masih kurang percaya diri dengan kemampuan yang dimilikinya, akhirnya mengajak kami ber dua belas, aku, Ari bakso, Ita, Teddy, Pariana, Saryanto, Nina, Ina, dan yang lainya aku lupa :(
menuju kebun teh di balik "kali sumber" disitu kami diajak semacam yoga dan membuat mantra-mantra seperti "kami adalah sang juara". Yang diucapkan sambil kami saling berpegangan tangan satu sama lain, duduk membuat lingkaran, dan mata kami saling menatap satu dan yang lain. Baru kusadari sekarang, mungkin waktu itu Pak Yanto memang membuat sugesti kepada kami untuk menumbuhkan kepercayaan kami. Walaupun pada akhirnya kami hanya Juara 2, itu sudah bagus bagi kami.
Ah...begitu banyak kisah tentang perkebunan teh Kemuning yang tidak mungkin terhapus, sekuat aroma udara khas pegunungan yang selalu membuat daya magnetku untuk selalu ingin pulang.Bahkan saat di Gadungan, aku suka kamarku, yang bisa langsung melihat hamparan perkebunan teh dari jendela kamarku...

Label:

Minggu, Mei 31, 2009

Sebelum, saat dan sesudah di Borobudur

Jumat ini aku pulang kerumah,tumben aku kangen banget dengan mba Rina. Rasa yang tak lagi kugapai sejak dia menikah hahaha.Ga kangen apa cemburu tuh?Aku berjanji pada ibu untuk menggantikannya esok harinya di NWW, kasihan, kakinya lagi sakit, aku tau mbakku yang satu itu memang "ringkih".Aku kangen banget mba Rin....
Paginya aku tumben bisa bangun jam 6 dan langsung mandi, padahal notabene itu hari sabtu, yaitu hari yang bisa buatku bangun jam 8 pagi.Habis subuh bobo lagi.Berangkat di antar tofa, haha aku juga ga bisa bantu banyak disana, paling cuma nyiangi bayem sambil digodain anak-anak. Dasar, Mereka emang udah dekat banget dengan kami.Tapi dari jam 8 pagi Mba Retno dah telp terus. Begh..... dengan terpaksa, hari itu aku kalah, tidak jadi bantuin ibu, aku ke kantor.Disana Bela baru bilang kalau dia minta tolong aku temeni dia stay di Borobudur Hotel. Aku mengiyakan, karena aku fikir, toh ntar sore, aku juga akan datang ke acara pernikahan adeknya Mba Kessy, jadi daripada kemalaman pulang, lebih baik tidur di Borobudur.Setelah kerjaanku selesai, aku balik ke rumah, sampai jam 3, kemudian jam 4.30 balik lagi. Hmph...capek dijalan.Sampai diborobudur Bela sudah menunggu di lobi dengan tampang lemas, karena sejak siang dia belum makan. hehehe kasihan, aku juga tak membawa cemilan apapun.Cek in dulu, dan dia beging minta aku bantu dia, walah genduk, kok ndak bilang kalau aku juga diminta handle. Secara, aku hari itu "memakai kaos" dan celana jeans. Waduh, Bela ga jelasin kalau tu acara resmi. Yang datang ternyata Ambasador dari negara-negara Africa, dengan dress code "batik". hayah, mbuh lah, show must go on. Jam 9 malam, saat masih nunggu 1 ambasador lagi di lobby,tiba-tiba aku inget ini ulangtahunnya, secara dia juga gemini. Diiringi backsound piano sebelah ruangan yang menggema, aku dengan pede nya telp menyanyikan lagu lilin kecil. Hahaha dia yg semula bingung aku siapa, akhirnya tertawa, kenapa aku selalu salah??mbuh ah, emang aku selalu salah dan salah tingkah dihadapanmu hehehe.Tapi aku kangen saat seperti ini, aku bisa merasa dekat denganmu....
Keesokan harinya, saat makan pagi untuk ada pak yono yang lewat, jadi "dipaksa" untuk bayaran kekurangan bill kita heehehe.Setelah itu balik ke kamar untuk nungguin jadwal kedatangan 3 ambasador lagi, aku lihat HBO. Jam 10 aku ama Bela turun lagi, aku kebagian ambassador Kenya. S**t, Nyebelin banget dia!!! Ngga seperti Mr.Oury Bah.
Yang pasti aku seneng bisa beberapa kali telp dia..

Selasa, Mei 12, 2009

Babak kehidupan baru

Akhirnya tgl 19 April 2009 Kemarin, Mba Rina dan Mas Deddy telah resmi menjadi sepasang Suami Istri, yang menikahkan bapak langsung. Suasana haru memenuhi ruangan. Ahhh sepanjang prosesi itu air mataku tiada henti mengalir. Rasa haru, senang karena akhirnya mba dah menemukan belahan jiwanya, sedih karena aku bakal ga bisa bareng seperti dulu, jadi satu menyeruak di kalbu. Yap, kami bertiga adalah "gotong mayit" istilah anak 3 perempuan semua, yang sangat kompak. Banyak orang yang iri pada kami. Kemana-mana selalu bertiga dari kecil sampai sekarang. Mulai dari main, nonton konser, pengajian, touring vespa,belanja, nongkrong bareng... ah sangat indah persaudaraan kami.Bahkan Malam sebelumnya, aku menangis di pangkuan ibu, membayangkan itu adalah malam terakhir aku tidur bersama mba Rina.
Selamat menempuh hidup baru mba Rina dan Mas Deddy, semoga menjadi keluarga yang sakinah...

Kamis, Maret 19, 2009

F BAR

Pagi ini mood ku dah ga enak banget, dari sore kemarin Klienku yg lagi ada masalah ga henti2nya sms, tau tuh dia hoby banget sms-an, kayak pacaran aja :(
Trus sampe kantor terlambat pula, secara, aku berangkat dari rumah..
Dan hari ini Mba Rany dengan tampang jutek, pagi-pagi dah sent email ke aku untuk attend undangan makan siang di BAR...
Uhmmm.... lumayan banget, ditengah kepenatan hari ini, bisa hang out gratis hehehe...Baik banget emang Managerku yang satu ini, jutek jutek tapi tetep menebar pahala hehehe.
Aku datang ama Bela, tempatnya nyamanlah buat hang out bareng temen, kayaknya next time bisa juga dijadiin waiting list setelah "bakmi sabang " hahaha ga selevel bgt listnya..
disitu suasananya teduh, dan warna coklat yang mendominasi menambah santai suasana. Makananya juga lumayan enak, dibandingin dengan MU CAFE.Nasi Goreng Seafoodnya yang bener2 kena di lidahku..klo cocktails nya aku seperti biasa ga bisa menceritakan, karena ga mencoba, seperti biasa ajah, karena lagi ga pengen guava juice aku hanya menikmati segelas ice tea untuk menghajar rasa hausku.
Uhm...kenyang, dan bisa langsung windows shopping ;)

Label:

Sabtu, Februari 21, 2009

Tiap hidup pasti selalu ada masalah..

Kata-kata itu yang aku dengar dari omku pagi ini, ketika dia mengeluh lewat telp. Aku jadi merenung. Sederhana, tapi itu adalah kepastian. Masalah akan selalu ada, tinggal bagaimana kita menyikapinya. Kadang aku bisa bijak tatkala memberi nasehat ke Rangga, ke Novi or ke yang lain, tapi ternyata saat aku sendiri yang terlibat masalah, ga semudah itu, aku ternyata butuh penguatan...
Yeah, masalah juga akan selalu datang ke tiap makhluk, begitu juga kini maslah tengah menhampiriku... Ketika semua telah kukorbankan, bahkan aku mengalahkan egoku sendiri, ternyata lewat uluran Allah, berkata lain.
Kadang aku tak tahu, apa sebenarnya dibalik semua kejadian itu, yang ada adalah aku menyalahkan diriku sendiri, menyalahkan orang lain, dan menyalahkan keadaan, sampai pikiranku kacau. Hahaha setelah itu sesekali terbersit knp aku bisa seperti ini? Kenapa aku ga mencari sisi baik di balik hal itu?
Aku tau masih banyak orang yang peduli sama aku, masih ada orang yang sangat tulus menyayangiku, bahkan pada saat titik tersakitpun....dan masih ada sayang yg maha dahsyat, yaitu sayang sang khalik kepadaku..Itulah penguatku....

 
free web counter
free web counter