Tanggal 3 Februari, setelah dari kantor aku ke kost dulu ambil barang-barang, setelah maghrib aku baru pulang ke rumah. Aku dah putusin, tgl 4-6 Februari ini akan aku habiskan ke Singapore. Ticket baru aku issued hari senin, ga peduli dengan harga yang udah 2x lipat. Di bis aku coba telp fla, masih dengan kebohongan-kebohongan dia, emang dia kira aku seperti anak kecil yg bisa percaya gitu aja cerita-cerita dia??Damn, sakit itu menghantam lagi di ulu hatiku..
Sampai rumah aku packing seadanya. Keesokan paginya aku bangun jam 4.30, setelah subuh diantar mas Dedi, ahh ternyata macet banget, aku sampe bandara jam 7 kurang, maw check in sudah tutup, grrrr.... ga tau mau nyalahin siapa. Trip pertama aku jalan sendiri dan mengatur jadwal perjalanan buat diri sendiri kenapa malah seperti ini.
Akhirnya di tengah kegamangan, aku pilih untuk up grade di flight jam 14.30 dengan penambahan biaya sama seperti beli ticket baru. wadugh terkapar di bandara selama 7 jam-an, lengkap sudah penderitaanku, aku sudah bertekad akan tetap lanjutkan trip ini.Aku mampir dulu ke Toni Jack Untuk membunuh waktu sambil maem. Beberapa Kali aku telp fla, sempat gamang apa aku ubah tripku. Tapi akhirnya keputusanku dah bulat untuk melanjutkan trip ini.
Jam 14.15 aku sudah boarding, cuaca ga begitu bagus saat itu. Saat mau turunin tasku dari cabin, aku kesulitan karena tubuhku yg ga terlalu tinggi hehe. Aku dah pasrah beberapa kali coba
jingkek tapi tetap tak sampai. AKu berfikir nanti aja setelah penumpang lain turun aku akan naik ke kursi, tapi tiba-tiba ada seorang cowok dengan muka tanpa ekspresi mengambil tasku dan meletakkan disampingku. Ga sempat aku ucapkan terimaksih, karena dia kembali duduk di tempatnya dan menuliskan embarkation card. Sampai di imigrasi ternyata dia di antrian sebelahku, sambil nunggu giliran dia nanya aku mau kemana. Akhirnya setelah proses imigrasi kami jalan bareng, dia nawarin untuk naik jalan bareng karena dia diganti kantornya. dalam hati bersorak, wah inilah hikmahnya kenapa aku telat, seenggak-enggaknya aku bisa dapat temen untuk jalan di hari pertama ini ga kayak orang ilang, tau aja budgetku mepet hehehe.Namanya Aidil.
Naik taxi sampe bencooleen, karena aku saranin dia cari hotel di sana aja, lebih terjangkau dan deket kemana-mana. Dan atas referensi temenya juga akhirnya kita check kamar di hotel 81 Bencoolen, lumayan lah. Trus makan Siang sekalian makan malem hehehe karena saat itu dh jam 6 Sore. Makanan yang sangat mudah didapat di Rumah makan padang haha, aku minta kikil, sayur dan dia makan rendang dan sayur dengan teh manis. Lumayanlah.Setelah itu kita kembali ke hotel untuk nunggu temennya, orang Singapore-India.Setelah aku numpang mandi, kita bertiga jalan-jalan menyusuri bencoolen kemudian little india, dan berhenti di Selegie di suatu sudut resto untuk minum teh tarik. Obrolan ringan seputar pekerjaan mereka yang melanglang buana, hehe asyik menemukan pengalaman berjalan seperti mereka. Imajiku tentang dunia di antah berantah disana sekan sedikit terjawab. Dan uniknya mereka punya keinginan yg sama. Jadi warga negara Thailand!!. hahaha manusiawi banget sebagai lelaki ^,^
Mereka sempat mencarikan beberapa hotel untukku, sempet tertarik biar aku bisa jalan bareng dengan mereka besok, pasti menarik. Tapi akhirnya aku tetep mutusin untuk ke Seletar, karena aku udah Booked hotel. Setelah aku ambil tas di Hotelnya Aidil, mereka mencarikan aku taxi. Be bye my new kindly friend...Aku melanjutkan ke Seletar, haha ternyata itu sudah perbatasan dengan Singaapore-Malaysia, dan ongos taxi nya sama dengan budget hotel Fragrance selegie :( wedewww pengalaman ajalah, ga usah sok pengen menyepi klo di negeri orang, jadinya malah kayak gini, jauh kemana-mana, sepi, dan jatohnya mahal untuk trip selanjutnya.
Besoknya breakfast dengan menu yang seadanya, trus ke Duty Free Shop, ga banyak yg aku beli, karena emang aku ga banyak tuker SGD. Trus ikut Kunjungan ke Salah satu madrasah. Banyak banget yg aku pelajari disitu. Kedisiplinan, tata krama, sopan santun, sistem belajar, beda banget dengan Indonesia. Aku juga sempet masuk Lab yang menggabungkan antara sains dengan Al Qur'an.Woww amazing.. Aku mengamati di sekolahan itu sampai ba'da jum'atan, aku juga sempet zuhur disitu. Terkesima juga. setelah itu aku ke Sentosa island. Haha kayak orang hilang aku main wahana sendiri, dan foto-foto sendiri. Masih bagus Dufan deh..Yang namanya jurdong bird park, 4D Theater, ataupun permainan lain sebenarnya Indonesia ngga kalah bagus, hanya saja Indonesia "kurang nasionalis dan kurang bisa mempromosikan". Malam harinya aku ke Mustofa, pengen beli Cannon siy, tapi ngga cukup uangnya hahaha. Akhirnya aku cuma lihat-lihat saja, dan beli oleh-oleh sekedarnya di sekitar situ. Malam itu aku akhiri lagi dengan segelas teh tarik..uhmmm
Hari ke tiga, setelah sarapan aku menuju orchard road, sempet ketemu dengan bu Megawati yang lagi santai juga di salah satu Mall, beli KFC untuk makan siang, dan muter-muter ngga jelas, karena aku memang ngga pengen Belanja kali ini. Akhirnya stuck , aku milih ke bandara aja. Disana malah ketemu dengan anak-anak Surabaya ada lima orang, aku diajakin gabung ama mereka. Hehehe seruuu juga, kayak udah kenal lamaaa gitu, aku ikut reschedule ticket, trus ke Raflless by MRT, di Raffles kita beli es krim yang murah banget, penjualnya sepasang nenek kakek gitu. Trus makan siang ala Thai, hure aku bisa mam tom yam gratiss...indahnyaa. Setelah itu kita pisah,karena mereka mau ke Sentosa, aku sudah kemaren, aku ke raffless mall Beli the Body Shop, lumayan harganya lebih murah daripada di Indonesia. Hmmm...ke Changi Lagi jam 6 Sore, cukuplah...Pulangnya sampai Cengkareng dijemput temenku, aku nginep di rumahnya dia, karena dah malem banget, ngga mungkin aku naik taxi selarut itu..
Ternyata asyik juga trip sendiri seperti ini, aku bisa ambil sesuatu yang berbeda, sedikit bisa melupakan kegalaun hidup, dan dapat banyak pengalaman baru..
Label: feel, Mlaku mlaku